5 Strategi Problem Solving yang Dapat Diterapkan dalam Perusahaan

Soft skill seperti problem solving atau pemecahan masalah pada dasarnya penting untuk dikuasai siapa saja. Keterampilan ini akan berguna di dalam kehidupan sehari-hari Anda, bahkan ketika sudah memasuki dunia kerja.

Strategi problem solving ini akan sangat membantu Anda di dalam menyelesaikan sebuah masalah. Hal ini mengingat bahwa hidup ini tidak akan pernah bisa menghindari masalah. Ia akan selalu ada, baik yang kategorinya kecil maupun besar.

Problem solving sendiri merupakan sebuah kemampuan untuk mencari solusi terhadap sebuah permasalahan. Semakin cepat seseorang menguasai kemampuan yang satu ini, akan semakin cepat juga persoalan yang dihadapi tersebut bisa segera terselesaikan.

Hanya saja, tidak semua orang langsung lahir dengan kemampuan tersebut. Kemampuan ini wajib diasah secara terus menerus agar menjadi lebih optimal.

Strategi Problem Solving di Lingkup Perusahaan

skill problem solving di perusahaan
Source via Freepik.com

Masalah yang dihadapi dalam dunia kerja akan berbeda dengan permasalahan Anda dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini ikut berpengaruh terhadap langkah penyelesaiannya.

Apapun masalah yang terjadi wajib untuk dihadapi sehingga bisa segera terselesaikan. Jangan dibiarkan secara berlarut-larut tanpa jalan keluar.

Lalu apa sajakah strategi problem solving yang dapat diterapkan dalam perusahaan atau di dunia kerja ini? berikut yang harus diketahui, yaitu:

1. Brainstorming

Strategi yang pertama adalah dengan menerapkan brainstorming. Ini adalah teknik yang dilakukan dengan mengumpulkan ide serta gagasan. Tujuannya untuk menyelesaikan masalah yang Anda hadapi.

Salah satu keutamaan dari manusia adalah memiliki akal sehat. Akal sehat inilah yang dapat dipakai untuk menemukan ide-ide baru, termasuk diantaranya adalah dalam menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapi.

Dari brainstorming sendiri nantinya akan menemukan banyak ide, di mana ide tersebut dapat Anda seleksi hingga kemudian menemukan yang terbaik dan minim resiko.

2. Six Thinking Hats

Six thinking hats yaitu menyelesaikan masalah dengan membagi-baginya kedalam beberapa warna yang berbeda. Strategi ini diibaratkan 6 warna topi yang nantinya Anda dapat menyelesaikan masalah tersebut lewat beragam perspektif yang berbeda.

Misalnya adalah dengan melihat pada fakta serta data. Kemudian dengan melihat solusi kreatif, hal positif dari sebuah solusi, hal negatif dari setiap solusi sekaligus juga fakta-fakta yang mendorong serta menjadi pendukung solusi tersebut, semuanya harus dinilai secara obyektif.

3. Bekerjasama dengan Rekan Kerja

Anda juga perlu menyadari bahwa permasalahan terkadang tidak akan selesai jika dihadapi sendiri. Seringkali, Anda perlu mencari partner yang bisa diajak untuk diskusi menyelesaikan masalah tersebut.

Kerjasama ini penting dilakuka. Terutama untuk jenis permasalahan yang dihadapi dalam sebuah organisasi, tidak hanya masalah pribadi.

Oleh sebab itu, maka jika timbul masalah dari penyelesaian yang Anda pilih, maka team tidak akan saling menyalahkan. Hal ini karena semuanya ditangani bersama dan saling bekerjasama untuk menemukan solusi yang tepat.

4. Lightning Decision Jam

Cara lain yang dapat dilakukan dan termasuk dalam bagian brainstorming adalah dengan menuliskan tantangan, kesalahan serta kekhawatiran pada sebuah kertas. Bisa juga dituliskan oleh karyawan lain.

Dari hasil yang dituliskan dalam kertas tersebut, maka nantinya bisa digarisbawahi mengenai poin yang paling mendekati atau relevan dengan masalah. Anda juga bisa lebih fokus untuk mengatasinya.

Cara yang satu ini sebenarnya cukup umum digunakan dalam sebuah perusahaan.

5. Failure Mode and Effect Analysis

Cara ini dilakukan dengan menganalisis elemen-elemen penting, seperti strategi apa yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah tersebut.

Setiap strategi yang ditemukan akan dinilai baik serta buruknya dan faktor-faktor mengenai kemungkinan apa saja yang akan terjadi dengan memakai strategi tersebut.

Langkah yang satu ini tidak hanya efektif digunakan untuk menyelesaikan sebuah masalah, tetapi juga bisa menjadi sarana pencegahan faktor resiko.

Itulah beberapa jenis strategi problem solving yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah di dunia kerja. Jangan khawatir karena kemampuan semacam ini sebenarnya dapat dipelajari, yaitu dengan ikut program pelatihan yang diadakan oleh Prasmul-ELI.

Banyak ilmu yang nantinya bisa Anda dapatkan dengan mengikuti kelas pelatihan SDM dari Prasmul-ELI. Percayakan pelatihan ke tempat yang tepat agar tidak menyesal. Oh ya, ada kelas onlinenya juga sekarang di Prasmul-ELI.

Tinggalkan komentar